Tampilkan postingan dengan label Info Android. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Android. Tampilkan semua postingan

Rabu, 14 Maret 2012

Anti Virus terbaik untuk Android

Inilah Aplikasi Anti-Virus Terbaik untuk Android 

Anda Mau tau Aplikasi Anti Virus terbaik untuk Android ?
Sistim keamanan Android memang merupakan hal yang dilematis. Sebagian pihak berpendapat Android security menjadi masalah pokok yang harus diperhatikan Google sementara pihak lain berkata bahwa anti-virus apps tidak diperlukan karena tanggung jawab penuh ada di tangan pengguna Android devices.

Beberapa waktu lalu Google telah rilis Bouncer yang menjadikan Android Market bebas dari malware yang menyamar sebagai aplikasi. Tapi mengingat Android terus merangkak dalam penguasaan di pasar mobie, maka Android Market tetap menjadi target malware seperti yang telah diperkirakan pengamat dari jauh hari.

Sebuah penelitian terbaru yang dibuat oleh AV Test berusaha menemukan aplikasi proteksi terbaik untuk Android. Penelitian ini mencatat bahwa ada sejumlah aplikasi anti malware yang bersaing ketat dan masing-masing mendapat dukungan dari pengguna Android. Meski demikian, banyaknya aplikasi anti virus untuk Android tidak membuat pengguna bingung karena AV Test berhasil menempatkan sejumlah anti virus app di posisi teratas dengan rata-rata deteksi virus/malware mencapai kisaran 90%; Avast Free Mobile Security, Dr. Web anti-virus light, F-Secure Mobile Security, IKARUS mobile security LITE, Lookout Security & Antivirus dan Zoner Antivirus Free.

Tak hanya menemukan anti malware yang memiliki kualitas terbaik, penelitian ini juga mencatat peningkatan jumlah malware app di Android. Peningkatan ini disebut cukup besar dan terjadi dalam beberapa bulan terakhir saja. Anda barangkali tak perlu terlalu khawatir karena jika Anda telah menemukan anti virus yang tepat maka penyebaran malware pastinya bisa diatasi.

Di daftar berikut bisa Anda cermati aplikasi anti malware paling populer sampai periode Maret 2012 yang paling banyak dipakai pengguna Android. Silakan jadikan referensi untuk memilih security protection terbaik bagi ponsel Android Anda.


 Itulah Rincian dari Anti virus terbaik untuk Android

Senin, 12 Maret 2012

8 Android Smartphone terbaik di Mobile World Congress (MWC) 2012



Inilah 8 Android Devices terbaik di Mobile Word Congress (MWC) 2012
Kini World Mobile Congress (MWC) 2012 telah berakhir. Salah satu pameran gadget tahunan terbesar tersebut diselenggarakan di Barcelona pada 27 februari hingga 1 Maret dan banyak memberikan informasi produk-produk baru termasuk Android Device.

Dari beribu gadget baru di MWC 2012, saya menghadirkan hasil informasi 8 Android devices terbaik yang bisa Anda jadikan referensi untuk membelinya di waktu yang akan datang.

1. HTC One X dan HTC Sense 4.0
Htc One X adalah salah satu Android Smartphone dari HTC One Series. Dibanding HTC One V dan One S, One X memiliki keunggulan baik dari sisi hardware maupun software. Kualitas kamera kelas atas, Sense UI 4.0 yang bekerja super cepat dan body dibuat dari bahan Polycarbonate yang membentuk kesan tangguh dan berkelas.



2. Asus Padfone
Gadget terbaru dari Asus ini bisa menjadi alternatif jika Anda menginginkan sebuah smartphone dan tablet Android. Asus memastikan Padfone akan lebih murah dibanding Anda membeli sebuah smartphone dan tablet Android secara terpisah. Asus Padfone merupakan Android smatphone pada display 10 inci dan yang anda dapatkan adalah sebuah tablet Android secara otomatis charging baterai smartphone.




3. Huawei Ascend D Quad
Huawei telah melakukan transformasi menjadi produsen gadget kelas atas. Huawei Ascend D Squad merupakan salah satu bukti Huawei memenuhi targetnya untuk melangkah ke level yang lebih tinggi. Android smartphone Huawei Ascend D Squad menggunakan prosesor quad-core dengan desain yang mewakili kualitas berkelas.




4. Huawei Mediapad 10 FHD
Seperti halnya Huawei Ascend D Squad, Android tablet Huawei Mediapad 10 FHD juga memiliki kekuatan pada prosesor quad-core. MediaPad 10 FHD menjalankan Android Ice Cream Sanwich pada display 10 inci HD dan ketebalan 8,8 mm. Anda bisa memilih salah satu dari tiga versi storage ; 8GB, 16GB dan 32GB.



Selasa, 06 Maret 2012

Android Browser

Pembahasan yang plaing sering dibicarakan saat ini ialah tentang andoid, dan kini ada dengan Android browser.
Android operating system saat ini menguasai pasar smartphone, tapi search Diant telah memecahkan rekor baru. Berdasarkan StatCounter, Android Browser telah menjadi mobile broser pasar yang paling seringdigunakan. Browser Android mengalahkan Opera dengan perbandingan 22,67% lawan 21,7%.

Android Browser dan Opera menempati uerutan pertama dan kedua, dan setelahnya baru browser iphone, nokia dan Blackberry. Browser iphone berada pada presentase 21,06%, sedangkan browser sisanya berada dibawahnya dengan presentase separuhnya

 

 Masih ada banyak pengguna yang beralih ke Android, dengan 850 ribu aktivasi setiap harinya. Ini merupakan pertumbuhan yang sangat cepat bagi Android. Khususnya dengan Chrome yang diperkenalkan pada Android, yang menjadi Android browser setelah internet explorer

Kamis, 23 Februari 2012

9 Fitur yang Dimiliki Android Sebelum iPhone



Apple tampaknya sangat mendominasi pasar dan menjadi trendsetter smartphone dengan segala inovasi yang diciptakannya. Sekian banyak perdebatan dan hasil studi meramaikan persaingan antara Android dan Apple. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa fitur yang sebenarnya telah dihadirkan oleh perangkat Android terlebih dahulu daripada Apple? Apa saja fitur-fitur tersebut?

Multitasking 

Apple membutuhkan waktu 3 tahun untuk menghadirkan multitasking pada perangkat iOS. Sedangkan Android sudah menghadirkannya sejak versi 1.0.

Wireless Syncing (iOS5)

Kemampuan untuk sinkronisasi pada perangkat Android dengan komputer melalui Wi-Fi untuk mentransfer musik tentunya cukup banyak diminati. Dan jika Android telah menghadirkan fitur ini sejak OS pertama mereka, iPhone baru dapat mensinkronisasikan dengan iTunes melalui Wi-Fi saat iOS 5 diluncurkan. 

Membuka aplikasi dari lock screen

Fitur yang sangat nyaman ini telah tersedia untuk beberapa waktu kini, notifikasi seperti teks dan kalender dapat diakses dari lock screen, berkat tweaks dan skins yang tersedia untuk Android. Dan, sekali lagi, fitur ini baru diterapkan Apple pada iOS 5.

Customizable Wallpaper

Sampai iOS 4 keluar di tahun 2010, pengguna yang beruntung bisa mengubah background dengan jailbroke iPhone. Dengan iPhone 4 dan iOS 4 pada 3GS akhirnya pengguna dapat memilih foto yang diinginkan untuk menjadi background. Tentu saja, Super Mario animated wallpaper Android seperti di atas itu tidak akan bisa didapatkan di iPhone.

Over the Air 


Menghubungkan smartphone ke komputer untuk mendapatkan update mungkin sedikit menjengkelkan. Tapi itu adalah satu-satunya cara untuk mendapatkan update, sampai akhirnya Apple memungkinkan update over the air pada musim gugur ini dengan iOS 5. Sedangkan Android sudah menyajikan fitur ini sejak awal.

Selasa, 21 Februari 2012

7 Hal Tentang Android Wajib Diketahui





1. Tidak semua ponsel Android keren


Android adalah Operating System (OS) milik Google. Dalam hal ini Google tidak menyediakan hardware berupa smartphone atau tablet. Jadi untuk menciptakan smartphone/tablet yang keren atau istilahnya high-end, tetap dibutuhkan hardware yang baik.

Sebagai contoh LG GW620. Ponsel ini rilis pada November 2009 dengan menjalankan Android 1.5 Cupcake. Yang terjadi adalah LG GW620 merupakan produk gagal. Bagaimana bisa? Jika hardware iPhone selalu sesuai dengan software karena keduanya saling terkait dan atas persetujuan dan telah dites oleh pihak Apple, maka tidak seperti itu dengan Android. Hardware yang mendukung Android, tidak selalu ‘sekelas’ dengan Android itu sendiri.

[LG GW620]

2. Tidak semua ponsel Android mahal

Jika Anda membicarakan Samsung Galaxy S II atau Motorola Atrix 4G pastinya merupakan contoh dari smartphone high-end yang didukung hardware kelas atas. Dan hal itu membuat keduanya harus dijual dengan harga tinggi. Namun tidak seperti itu jika Anda berbicara tentang Galaxy Mini atau beberapa Android lain keluaran produsen China seperti ZTE atau Huawei.
3. Beda Android, beda User Interface

Bagi Anda yang belum tahu, Android bukan cuma satu! Google telah merilis beberapa versi Android. Yang terbaru adalah versi 3.0 yang telah mendapat update ke versi 3.1 Atau biasa disebut Honeycomb. Android versi ini paling pas untuk digunakan di tablet. Nantinya Google akan memberikan update seperti yang telah dilakukan sebelumnya. Mungkin Android 3.2 atau bisa juga Android 2.4 untuk upgrade dari versi 2.3.

Versi terakhir untuk smartphone Adalah Android 2.3 Gingerbread yang juga telah mendapatkan update ke versi 2.3.3 dan 2.3.4 dengan tetap memakai nama Android Gingerbread. Tiap update yang diberikan umumnya membawa fitur baru. Seperti update Android 2.3.4 yang memberikan fitur Gtalk video chat.

Dan, tiap-tiap versi Android itu punya tampilan (user interface) yang berbeda. Demikian juga fitur yang dibawa. Semakin kesini semakin canggih fitur yang diberikan.

4. Tidak semua ponsel menjalankan Android versi terbaru

Android versi 1.5 atau Cupcake rilis pada 30 April 2009. Lalu muncul versi 1.6 atau Donut, kemudian versi 2.0/2.1 disebut juga Eclair lalu rilis versi 2.2 aka Froyo. Tidak berhenti di situ, Google kembali rilis versi baru Android 2.3 atau Gingerbread dan versi Android untuk tablet yang disebut Honeycomb atau versi 3.0.

Dan, tidak semua ponsel Android yang baru rilis menggunakan Android versi terbaru. Ponsel Android harga miring umumnya masih menjalankan Android versi di bawah 2.2 Froyo. Itu karena hardware yang dipakai untuk mendukung Android versi 2.1 atau sebelumnya masih di bawah yang dipakai untuk Android 2.3, misalnya. Dan hal itu pastinya berpengaruh fitur yang dibawa, yang kemudian mempengaruhi tinggi/rendah harga. Semakin baru versi Android, semakin mahal harganya.

5. Fragmentasi dan Aplikasi

Fragmentasi atau pembagian Platform menyebabkan sejumlah aplikasi hanya bisa dijalankan pada ponsel tertentu. Sebagai contoh, aplikasi Twitter untuk Android hanya bisa dijalankan di ponsel Android minimal versi 2.1. Hal itu berarti ponsel dengan Android 1.6 tidak bisa menjalankan aplikasi Twitter.

Kemudian tentang resolusi screen. Sejumlah aplikasi tidak bisa dijalankan di ponsel dengan resolusi lebih tinggi. Contoh, ada ponsel Android dengan screen HVGA (480 x 320 pixel) tapi ada pula Sony Ericsson XPERIA X10 Mini/Mini Pro dengan resolusi screen lebih rendah QVGA (320 x 240). Ponsel high-end seperti Nexus One yang support resolusi lebih tinggi (800 x 480). Dan, Andapun bisa menemukan yang lebih tinggi lagi, yakni pada tablet Android Honeycomb seperti Motorola Xoom dengan resolusi 1280x 800 pixels.
[Motorola Xoom]

6. Prosesor dengan speed lebih tinggi tidak selalu menghasilkan ‘smoother Android operation’

Anda bisa mencoba Sony Ericson XPERIA X10 dengan prosesor 1GHz (Android 1.6). Kemudian beralihlah ke Milestone dengan prosesor 600MHz (Android 2.1.). Jika Anda setuju, maka Milestone terasa lebih cekatan dan cepat dalam melaksanakan perintah. Itulah kenapa prosesor dengan speed lebih tinggi tidak selalu menghasilkan performa yang lebih cepat. Selainitu faktor RAM juga akan mempengaruhi kualitas tampilan grafis.

7. Tidak semua aplikasi bisa didapat gratis

Bagi Anda yang tengah berpikir untuk beralih dari ponsel standar ke smartphone Android, perlu diketahui bahwa aplikasi yang ada di Android tidak gratis. Setidaknya, tidak semua. Aplikasi bawaan seperti Twitter dan Facebook pastinya bisa didapat gratis. Tapi jika Anda sangat membutuhkan aplikasi untuk penerjemah, misalnya, maka Anda bisa membelinya di Android Market.

Android Market menyediakan berbagai aplikasi yang Anda perlukan. Tinggal pintar-pintar memilih mana yang gratisan, mana yang bagus dan terpercaya, atau mana yang dijual dengan harga rendah.

Ok, semoga tujuh hal dasar tentang Android ini bisa membantu Anda memahami Android, sebelum benar-benar beralih menggunakan smartphone Android ;)

Chitika

Daftar isi

 
© 2011 Info Phone | Except as noted, this content is licensed under Creative Commons Attribution 2.5.
For details and restrictions, see the Content License | Recode by Ardhiansyam | Based on Android Developers Blog